Rahasia Nasi Goreng di Yogyakarta Enak

Wisata Kuliner – Rahasia Nasi Goreng khas di Yogyakarta dengan melimpah akan inovasi cita rasa yang cocok untuk menemani saat liburan anda. Yogyakarta melimpah akan makanannya, makanan yang menjadi ciri khas dan original Yogyakarta yakni “Nasi Goreng”. Awalnya nasi goreng yaitu makanan yang dibuat dari nasi sisa hari kemarin yang sayang apabila tidak dimakan maka diolah lagi agar bisa dikonsumsi lagi, namun lambat laun nasi goreng menjadi kuliner yang original Yogyakarta dan bisa disajikan tidak harus memanfaatkan nasi sisa hari kemarin. Hampir di masing-masing pojok di Yogyakarta sangat mudah menjumpai pedagang nasi goreng.

 

Nasi Goreng ialah ragam kuliner paling lezat di dunia yang menjadi sajian spesial Yogyakarta. Nasi goreng adalah suguhan makanan berupa nasi yang digoreng serta diaduk dalam minyak goreng atau margarin, umumnya ditambah kecap manis, bawang merah, bawang putih, asam jawa, lada dan bumbu-bumbu lainnya, seperti telur, ayam, dan kerupuk. Tapi ingat ada pula nasi goreng varian lain yang dikreasikan dengan ikan asin, udang, seblak dan bahan yang populer di seluruh Yogyakarta. Step-step memasak nasi goreng yang cukup sederhana membuat semua orang dapat menyajikannya bahkan dengan cita rasanya yang beragam.

Selain itu Nasi goreng juga tenar sebagai salah satu masakan nasional di Yogyakarta. Dari sekian melimpahnya masakan dalam Kekayaan Makanan Yogyakarta, hanya sedikit yang dapat dianggap sebagai makanan nasional seutuhnya. Anda harus paham jika makanan nasional Yogyakarta ini tidak memakai kelas sosial. Nasi goreng bisa {dikonsumsi|dinikmati secara simpel di warung tepi jalan, gerobak penjaja keliling, hingga restoran dan meja prasmanan dalam pesta.

Di tahun 2011, sebuah votting Internet yang dijalankan oleh CNN International dan dijalani oleh 35.000 orang mendapati ranking Nasi Goreng pada peringkat dua dalam list ’50 Makanan Terenak di Dunia’ setelah rendang.

Riwayat

Nasi merupakan sebuah komponen utama dari masakan kuno Tionghoa, bedasarkan rekam sejarah telah mulai eksis sejak 4000 SM. Nasi goreng lalu tergiring ke Asia Tenggara digiring oleh perantau-perantau Tionghoa yang tinggal di sana dan membuat nasi goreng khas daerah yang didasarkan atas jenis racikan dan cara menggoreng. Nasi goreng sebenarnya hadir dari sebagian kepribadian dalam kebudayaan Tionghoa, yang tidak hobi mencicipi masakan dingin dan juga membuang sisa makanan beberapa hari sebelumnya. Maka dari itu, nasi yang dingin itu lalu digoreng untuk dihidangkan kembali di meja makan.

Bahan-bahan

Nasi goreng Yogyakarta wanginya berbeda dengan nasi goreng dari negara tetangga lain, baunya lebih alami dan berbau asap, hal berikut dikarenakan nasi goreng di Yogyakarta ditambahi kecap manis atau bahkan kadang terasi, dan rasanya lebih nendang dan pedas daripada nasi goreng cina. Nasi goreng umumnya disajikan bersama krupuk dan bawang goreng agar menimbulkan rasa gurih.

Resep dasar nasi goreng yaitu nasi yang telah masak, kecap manis, bubuk terasi (pasta udang), garam, bawang putih, bawang merah, cabe rawit, daun bawang, pala, kunyit, minyak sayur, bawang merah, gula, pasta jahe, dan irisan mentimun serta tomat untuk tambahan. Sebagian Bahan bisa ditambahi lada hitam, saus ikan, atau kaldu bubuk sebagai penyempurna bumbu dan rasa. Telur dapat dicampur dalam nasi goreng atau digoreng secara terpisah, baik sebagai telur ceplok/telur mata sapi, atau telur dadar (omelet), dan juga telur rebus. Penggunaan telur atau tidak umumnya merupakan pilihan selera, nasi goreng yang disuguhkan dengan telur goreng sering dinamai nasi goreng spesial atau nasi goreng khusus yang diberi topping telur goreng.

Nasi goreng baik di Yogyakarta maupun di negara-negara lain dapat memiliki ragam khas tergantung dari daerah asal dan resep yang digunakan. Kreasi ini lazimnya dihasilkan oleh racikan makanan yang sering dipakai masyarakat setempat dan pengaruh racikan dari negara tetangga, ataupun dampak budaya etnik asing bawaan yg menduduki ke negara tersebut. Sebagian inovasi nasi goreng yang laris di Yogyakarta antara lain adalah sebagai berikut:

Nasi goreng ikan asin: Mengkreasikan ikan asin, merupakan bentuk ragam yang di Yogyakarta.
Nasi goreng Jawa: Nasi goreng ini lazimnya diberi bumbu dengan sambal ulek yang menghasilkan rasa pedas. Contoh nasi goreng Jawa yakni nasi goreng babat Semarang yang warnanya agak cokelat dengan lauk babat, nasi goreng Jawa Tengah yang warnanya merah muda dengan lauk sayuran kol dan suwiran ayam kampung, nasi goreng Surabaya yang warnanya merah kecokelatan dengan lauk irisan telur dadar dan suwiran ayam potong serta nasi goreng kampung dari Yogyakarta yang warnanya merah tua dengan lauk telur ceplok dan ayam kampung.
Nasi goreng kambing: Menggunakan daging kambing yang memiliki aroma khusus.
Nasi goreng pete: Menggunakan pete sebagai campuran, diminati kelompok pengguna pete karena wanginya.
Nasi goreng pattaya (asal Thailand): Nasi goreng ini dibungkus dengan telur dadar.
Nasi goreng putih: Nasi goreng ini dibubuhi kecap asin sebagai ramuan sehingga warnanya masih keputih-putihan.
Nasi goreng Fukien (atau Fujian): (bukan berasal dari Fujian) yaitu nasi goreng yang berasal dari wilayah Kanton, lazim disajikan dengan saus di atasnya.
Nasi goreng Singapura: Tidak berasal dari Singapura, hidangan ini yaitu masakan dari daerah Kanton dengan resep kare kuning.
Nasi goreng Yangchow (atau Yangzhou): (umum dinamai juga nasi goreng spesial) – walaupun dikenal “Yangzhou”, nasi goreng ini sebenarnya tidak berasal dari daerah Yangzhou. Kebanyakan disajikan dengan udang dan daging panggang. Nasi goreng spesial lainnya yang ternama yakni nasi goreng dengan telur mata sapi.
Nasi goreng Yuanyang: Nasi goreng yang disajikan bersama dua macam saus. Saus yang pertama berwarna putih dan yang selanjutnya berwarna merah. Terkadang saus itu dihidangkan dalam lambang Yin Yang atau simbol Taichi.
Nasi Goreng Arab Habbatussauda (tidak muncul dari Arab namun kreasi khas Yogyakarta yang kebanyakan menggunakan racikan asli Arab sebagai bagian bumbu utama). Umumnya menggunakan daging kambing dan memakai banyak jintan serta herbal/tanaman bermanfaat yang bagus untuk kesehatan.
Nasi Goreng Jepang Ashita (bukan muncul dari Jepang melainkan kreasi khas Yogyakarta). Disebut nasi goreng Jepang sebab menggunakan Ashitaba yang berasal dari Jepang. Ashitaba merupakan jenis sayuran herbal kesehatan yang sangat termasyur di negara Jepang. Penggunaan bahan ini menyebabkan nasi goreng terlihat unik berwarna hijau daun. Bahan pelengkap biasanya daging asap, acar nanas, emping belinjo dan telur dadar.
Karena banyaknya variasi Nasi Goreng yang bisa dijumpai di Yogyakarta merupakan ekspresi kreativitas masyarakat Yogyakarta dalam meramu jenis kuliner dengan aneka citrarasa, baik dari pengaruh bahan dasar setempat maupun pengaruh citarasa kuliner internasional.
Nasi goreng gila: ini merupakan menu jenis baru yang lumrah ditemui di daerah jabodetabek. SeringnyaBiasanya dijajakan oleh pedagang kaki lima. Perbedaannya yakni dimana nasi goreng ini menambahkan bakso, sosis, serta sayur-sayuran yang bervariasi sebagai finishingnya.

Tips Ampuh membuat nasi goreng yang lezat

  1. Gunakan beras yang agak pera (buyar) dan bertekstur panjang. Jadi lebih mantap tidak memakai nasi yang pulen. Tetapi ketika yang tersedia cuma jenis beras pulen, coba kurangi komposisi airnya seperempat dari porsi umumnya.
  2. Gunakanlah nasi yang sudah bersuhu ruangan. Apabila nasi baru matang dan masih mengepul, tunggu beberapa saat karena bila langsung diolah akan jadi lengket di wajan.
  3. Pastikan menggunakan bumbu nasi goreng yang sesuai. Umumnya, bawang merah harus lebih banyak dari bawang putih dan cabe merah. Berikan terasi yang sudah dibakar atau ebi jika suka.
  4. Tumis bumbu agar lebih awet. Guna efisiensi waktu pembuatan nasi goreng di restoran, Anda bisa meramu bumbu terlebih dahulu dan menyimpannya.
  5. Pastikan racikan nasi dan bumbu sudah sesuai. Untuk menu 200 gram nasi, gunakan bumbu sebanyak 1,5 hingga 2 sendok makan. Tambahkan Kecap Bango untuk menghiasi warna nasi goreng, tapi sesuaikan takarannya.
  6. Pisahkan pemrosesan daging. Apabila ingin menggunakan daging, proses terlebih awal secara terpisah. Apalagi kalau ingin memakai daging kambing atau sapi, dengan begitu daging akan lebih empuk.
  7. Gunakan wajan berbahan baja hitam. Kalau memakai wajan teflon, biasanya aroma yang enak kurang terasa. Namun wajan baja ini memang condong lebih mudah lengket. Guna mengurangi kelengketan, panaskan dulu wajan, tambahkan minyak dan ratakan, tumis telur kocok hingga jadi dadar lalu buat orak arik, baru tumis bumbu.
  8. Pakai kompor dengan pengaturan api. Saat menumis bumbu, memasukkan nasi, dan menambahkan kecap gunakan api yang kecil. Setelah itu saat semua telah tercampur merata, termasuk daging atau seafood, pakailah api yang besar.

Trik Ampuh menambah keunikan ramuan nasi goreng

  1. Bubuhi minyak wijen atau kecap asin guna membuat rasa yang khas.
  2. Terapkan pula setengah takaran butter Blue Band Master 2kg untuk menegaskan aroma hidangan.
  3. Modifikasi bumbu nasi goreng dengan citarasa lokal dengan tambahan racikan rawon atau lamongan.
  4. Kalau menginginkan menu sehat, dapat mengganti nasinya dengan nasi merah.
  5. Berikan pula daging tanpa berlemak seperti dada ayam tanpa kulit, ikan, atau telur jenis tanpa kolesterol.
  6. Inovasikan variasi rasa agar menjadi ciri khas hidangan Anda. Dalam rasa dan aroma seafood, Anda dapat memberikan Knorr Saus Tiram. Apabila ingin citarasa kombinasi ayam dan bawang putih yang kuat, aplikasikan campuran Knorr Rostip. Sedangkan yang suka nasi goreng dengan rasa sapi yang mak nyus, bubuhkan Knorr Bumbu Rasa Sapi. Ingin inovasi lainnya?
  7. Pakai Knorr Bumbu Perasa Ayam Racikan Tradisional Hongkong supaya memberikan citarasa Chinese food pada nasi goreng Anda.

Tips Rahasia menyuguhkan nasi goreng yang menarik pelanggan

  • Buat nasi goreng dalam cetakan unik misalnya kotak, bulat, atau segitiga.
  • Lengkapi acar dan telur mata sapi yang dibuat rapi dan utuh.
  • Gunakan alas daun pisang guna memberikan impresi keindahan lokalitas.
  • Buatlah nama berbeda yang menarik nafsu makan dan originalitas restoran Anda.

Rujukan Jenis Nasi Goreng Terlaris untuk Anda

Nasi Goreng Jawa

Khas nasi goreng Jawa terletak pada bumbunya yang menggunakan sambal ulek berupa cabai dan bawang-bawangan. Warna merah nasi gorengnya didapat dari cabai segar, bukan saus. Lauk yang dipakai untuk kreasi juga beragam, misalnya potongan kecil ayam kampung, taoge, telur, dan sawi hijau. Sebagian daerah menambahkan kubis, topping irisan telur dadar, sampai kombinasi babat goreng.

Nasi Goreng Kambing

Nasi goreng kambing maksudnya adalah nasi goreng yang diberi potongan daging kambing yang dipototong sebesar dadu. Bagi anda yang tidak terlalu cinta rasa asin, anda juga boleh merasakan lezatnya Nasi Goreng Kambing yang berbahan utama daging kambing. Potongan daging kambing yang dicampurkan dalam Nasi Goreng memberikan aroma dan cita rasa yang khas.

Penggunaan daging kambing, menjadi menu populer kedua yang paling sering dikonsumsi masyarakat. Aroma unik yang ada pada nasi goreng kambing sangat menggoda selera. Olahan nasi dengan potongan kambing ini bahkan menjadikan nafsu makan meningkat.

Umumnya menu ini dijual di wilayah pemukikan arab yang hobi makan daging kambing, pedagang kaki lima, maupun restoran. Namun, tersedia juga beberapa pedagang kaki lima, menjual kuliner tersebut.

Nasi Goreng Seafood

Nasi Goreng ini dicampur dengan berbagai variasi seafood seperti udang, cumi, kepiting dan lain sebagainya. macam nasi goreng seafood yakni kreasi nasi goreng yang paling sering dijual oleh pedagang-pedagang nasi goreng. Rasanya sangat nikmat dan bercita rasa kala dicampur dengan bermacam-macam daging ikan laut seperti daging sotong, daging udang dan beberapa daging ikan lainnya.

Nasi Goreng Jancuk

Jenis nasi goreng di Yogyakarta yang paling unik yaitu nasi goreng jancuk. Nasi Goreng ini muncul dari Kota Pahlawan Surabaya. Nasi Goreng ini memiliki cita rasa yang super pedas dan porsi yang tidak sedikit, malah satu porsi bisa untuk 4-5 orang. Karena Sangat pedasnya Nasi Goreng ini membuat orang yang menikma berkata sumpah serapah (Misuh) ala suroboyoan yaitu ‘Jancuk’.

Nasi Goreng Mawut

Macam nasi goreng di Yogyakarta yang tidak kalah terkenalnya yaitu nasi goreng mawut. Mempunyai nama yang aneh, Nasi Goreng Mawut ini kaya akan lauk sebab banyaknya topping lauk seperti mie, kol, beberapa sayuran hijau, dan suwiran daging ayam yang diolah bersama. Serta tambahan beberapa bumbu – bumbu dapur untuk memperkuat rasa dari Nasi Goreng ini. Biasanya Nasi Goreng ini dijajankan di warung Nasi Goreng Jawa.

Nasi Goreng Sunda

Seperti namanya, varian nasi goreng di Yogyakarta yang satu ini yaitu nasi goreng Sunda. Nasi Goreng ini dibuat oleh orang sunda. Yang berbeda dari Nasi Goreng ini adalah warnanya yang kekuning-kuningan dan pedas, hal ini disebabkan tambahan bumbu kunyit dan kunir.

Nasi Goreng Ikan Asin

Namanya saja sudah nasi goreng ikan asin. Pasti, bahan mendasar selain rempah-rempah yaitu potongan ikan asin. Sebab orang Yogyakarta, khususnya orang Jawa, suka dengan cita rasa kuat, maka ikan asin dirasa cukup pas di lidah. Nasi goreng ikan asin disuguhkan tanpa saus atau bumbu putih, Cita rasanya menjadikan nasi menjadi lebih asin dan gurih. Makin mak nyus, ketika Anda menikmatinya dengan membubuhkan sambal ataupun cabai iris ke dalam nasi.

Nasi Goreng Petai

Sayuran satu ini memang umumnya dijauhi karena bau khasnya yang mirip jengkol. Tetapi penggemar sesungguhnya petai gak kalah banyak, termasuk ketika menjadikannya sebagai campuran nasi goreng. Nasi goreng petai juga umumnya disuguhkan putih dan digabung dengan daging ayam atau ikan asin.

Nasi Goreng Spesial

Macam nasi goreng di Yogyakarta yang terakhir serta sangat populer adalah nasi goreng Spesial. Disebut Nasi Goreng Spesial karena Nasi Goreng ini ditujukan orang-orang yang istimewa seperti orang yang mau tambahan topping yang lengkap. Tambahan tersebut bisa berupa telur dadar, suwiran ayam, sosis, seafood dan lain-lain.

BAGIKAN